Siapa Duluan Datang, Dajjal atau Yajuj Majuj?
Ilustrasi kiamat
JAKARTA--(KIBLATRIAU.COM)-- Hari kiamat adalah rahasia Allah SWT dan menjadi bagian dari rukun iman. Namun, Rasulullah SAW telah memberikan gambaran jelas mengenai tanda-tanda besarnya, termasuk kemunculan Dajjal dan Yajuj Majuj.Meski begitu, masih banyak umat Islam yang bertanya-tanya, manakah di antara kedua tanda-tanda ini yang akan muncul lebih dulu ke permukaan bumi?Berdasarkan keterangan hadits, kemunculan keduanya memiliki kaitan dengan turunnya Nabi Isa AS di muka bumi. Untuk menjawab pertanyaan di atas, simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Dijelaskan dalam buku At-Tadzkirah Jilid 2 karya Imam Syamsuddin Al-Qurthubi yang diterjemahkan oleh H. Anshori Umar Sitanggal bahwa Dajjal akan muncul lebih dulu, kemudian disusul dengan turunnya Nabi Isa Alaihissalam, dan kemudian munculnya Yajuj Majuj.Dinukil dari An-Nihayah: Fitan wa Ahwal Akhir az-Zaman karya Ibnu Katsir yang diterjemahkan oleh H. Anshori Umar Sitanggal dan H. Imron Hasan, Imam Muslim meriwayatkan, bahwa perawi hadits ini, Nu'man berkata, Aku pernah mendengar (keterangan) Abdullah bin Amr, ketika dia didatangi seorang laki-laki, lalu berkata, "Hadits apa ini, yang kamu ceritakan? Kamu mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada begini-begini."
Maka Abdullah berkata, "Subhanallah" atau "La Ilaha Illallah" atau kalimat lain yang serupa. “Sebenarnya aku telah bertekad tidak akan menceritakan apa-apa (masalah ini) kepada siapa pun untuk selama-lamanya. Aku hanya mengatakan, bahwa kalian semua sebentar lagi akan melihat perkara yang lebih besar, yang menyedihkan dan pasti terjadi.”Kemudian ia menyebutkan sabda Rasulullah SAW:
"Dajjal akan muncul di tengah umatku. Dia akan tinggal selama 40 hari, atau 40 bulan, atau 40 tahun. Lalu Allah SWT mengutus Nabi Isa bin Maryam. Dia seperti 'Urwah bin Mas'ud. Dia akan mencari Dajjal dan membinasakannya. Sesudah itu manusia hidup (sejahtera) selama tujuh tahun, tidak ada permusuhan antara dua orang. Kemudian Allah SWT mengirim angin sejuk dari arah Syam. Maka tidak ada seorang pun di muka bumi, yang dalam hatinya terdapat kebaikan atau iman, meskipun hanya seberat zarrah, melainkan nyawanya tercabut oleh angin itu. Sampai sekalipun seorang dari kamu sekalian masuk ke perut gunung, maka angin itu akan masuk dan mencabut nyawanya."
Masih mengutip dari sumber sebelumnya, munculnya Yajuj Majuj akan terjadi pada masa turunnya kembali Nabi Isa bin Maryam ke bumi, yakni setelah beliau berhasil membunuh Dajjal. Setelah munculnya Yajuj Majuj, Allah SWT akan membinasakan mereka semua dalam satu malam atas berkah doa Nabi Isa AS.Hal ini bersandar pada sebuah riwayat dari An Nuwwas bin Sam'an RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
وَيَحْصَر نَى اللَّهِ عِيسَى بْن مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ وَأَصْحَابُهُ ، حَتَّى يَكُونَ رَأْسُ الثَّوْرِ الأَحَدِهِمْ خَيْرًا مِنْ مِائَةِ دِينَارٍ لأَحَدِكُمُ الْيَوْمَ ، فَيَرْغَبُ نَبِيُّ اللَّهِ عِيسَى بن مَرْيَمَ وَأَصْحَابُهُ، فَيُرْسِلُ اللَّهُ عَلِيمٌ النَّغَفَ فِي رِقَابِهِمْ، فَيُصْبِحُونَ فَرْسَ كَمَوتِ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ
Artinya: "Nabi Isa bin Maryam dan para sahabat terkepung, sehingga pada saat itu sebuah kepala sapi lebih berharga bagi mereka daripada yang seratus dinar sekarang ini. Nabi Isa bin Maryam dan para sahabat beliau berdoa agar Allah menghancurkan Yajuj dan Ma'juj beserta pengikutnya. Lalu Allah menimpakan kepada mereka penyakit hidung seperti yang melanda hewan, sehingga mereka mati semuanya." (HR Muslim).Hadits di atas merupakan gambaran umat manusia, terutama orang-orang shalih di zaman Yajuj Majuj. Mereka sangat tersiksa karena terjebak di atas Gunung Thur.Akhirnya Nabi Isa AS memohon kepada Allah SWT agar cobaan ini berakhir. Allah Maha Mendengar, maka doa Nabi Isa AS dan orang-orang shalih dikabulkan.(Net/Hen)

Tulis Komentar